Travel.MCNews.online - Pulau Rinca merupakan bagian Taman Nasional Komodo, ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada ta...
Travel.MCNews.online - Pulau Rinca merupakan bagian Taman Nasional Komodo, ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Secara geografis terletak di sebelah barat pulau Flores dipisahkan oleh Selat Molo. Jaraknya dari pulau Komodo cukup jauh , kira-kira 3 jam pelayaran kapal tradisional – bukan speed boat. Sabana pulau Padar mendominasi pemandangan dari pulau Komodo ke pulau Rinca. Pertemuan arus Selat Lintah, Pulau Padar dan Pulau Rinca membuat kapal kehilangan keseimbangan. Untung nakoda bisa mengendalikan kapal membuatnya laju dan keseimbangannya stabil. Memasuki Teluk Kima air laut lebih tenang
Vegetasi pantai Loh Buaya merupakan hutan mangrove. Dermaga dan gapura kayu mengantar pengunjung memasuki zone inti taman nasional. Setelah berjalan sekitar 500 meter melalui dua patung komodo berdiri. Seekor komodo tampak tertidur pulas di bawah pohon. Wah sepertinya ini jam tidur siang mereka. Bersama ranger Kuba Arisda kami menjelajah trek sedang. Tidak satupun komodo liar terlihat siang ini. Beruntung kita ketemu penghuni lain Pulau Rinca Perkutut jawa (Geopelia striata)
Kerbau Liar terlihat cukup banyak di pulau Rinca dan kotorannya lebih banyak. No Paint no gain. Tidak kena ranjau tidak ketemu pemandangan keren. Menapaki salah satu bukit savana akhirnya sebuah pemandangan super keren terlihat, Teluk Kisam. Gugusan pulau-pulau kecil di belakangnya membuat keindahan semakin sempurna, mirip Raja Ampat.
Rencana awal untuk singgah di pulau Bidadari gagal total karena terlalu lama di Pulau Rinca. Ketika melewati pulau ini matahari sudah condong ke barat dan ombak semakin besar. Saya berpikir seribu kali untuk berenang menuju pulau, trauma kejadian di pink beach kemarin. Warna jingga di angkasa mengiringi kepulangan menuju Labuan Bajo. Penutup sempurna untuk trip dua pekan ini.

COMMENTS